Featured

Featured

8/recent

Moulin Rouge : Ternodainya Kepercayaan The Duke

by 15:10

Pernahkah kalian hidup dalam imaji penuh kebahagiaan? masa dimana malam terasa panjang dan pagi datang dengan cepatnya. Hingga akhirnya, gemuruh datang memekikkan teriakan nyaringnya ke seluruh jiwamu, mencabik raga dan menggerogoti nalarmu, lalu pergi menyisakan kemarahan yang membuncah dalam diam. 

Saya pernah.

2 tahun, saya menginvestasikan beberapa bagian sudut ruang hati, waktu, dan pikiran untuk Sparkling Diamond(s). Jarak yang memisahkan, membuat pertemuan singkat terasa semakin spesial. Bagian terbaiknya? Si cantik Satine selalu bisa memastikan dopamine dalam diri saya berfungsi dengan baik. 


Sampai suatu hari, saya mengetahui kebenaran antara dirinya dan Christian. Sakit? YA, Cemburu? TIDAK, Kecewa? SANGAT. Saya bukan orang bodoh yang tidak menyadari kedekatan spesial antara mereka, namun sepertinya saya terlalu naif untuk percaya kepada Zidler, Toulouse, dan semua orang yang menginginkan pertunjukan tetap berjalan. Jangan pernah kalian ungkit harga diri! Itu hal terakhir yang ingin saya bicarakan. 

-----------------------------------------------

Berbeda dengan The Duke yang dapat berteriak, mencabik dan mengoyak balutan sutra dan hiasan indah pada dirinya, saya tidak. Beberapa hari saya marah dalam diam, menunggu jatuhnya tetesan air mata hingga memohon iba kepada orang-orang, sekiranya adakah belas kasihan untuk melepaskan perasaan tak tertahankan ini?

Banyak yang mengiba, tak jarang cemooh didapat. 

Hingga akhirnya datanglah keajaiban itu, “El Tango De Roxanne”. 

Diiringi hentakan musik tango dan alunan minor biola, perpaduan vokal Narcoleptic Argentinean serta tangisan mengiba Christian – Satine, luapan kemarahan tanpa ampun “You make me believe that you love me!” The Duke, dan ekspresi putus asa sepasang kekasih tanpa kepastian takdir. Saya melihat wajah itu dipantulan kaca, sepasang bola mata hitam menatap lurus dengan senyum mengembang, ekspresinya tampak angkuh namun entah mengapa saya merasa ringan. 


Pada akhirnya, saya masih tidak mengerti, siapa yang lebih menyedihkan antara Christian-Satine yang harus menutup rapat kisah romansa mereka atau The Duke, orang yang dikhianati kepercayaannya. Semua itu, semata-mata demi sebuah pertunjukan. 


Dipersembahkan untuk fans overprotective dan delusional di luar sana 

DONKIHOTE : Belanja Souvenir Murah di Jepang

by 17:30


Salah satu tempat yang pasti gue kunjungi di Jepang! DON QUIJOTE atau yang dikenal juga sebagai DONKI HOTE.

Buat gue, tempat ini seperti Mustafa Center, Singapore. Berbagai barang, mulai dari kosmetik kenamaan buatan jepang, snacks, kebutuhan sehari-hari seperti sabun dan sampo sampai deterjen, sepatu, koper, liquor, obat-obatan, sampai barang 'asik-asik' juga tersedia di toko ini.

Serunya lagi, toko serba ini FREE TAX dan sudah tersebar di seluruh Jepang.

 Bulu mataku...bulu mata badai

Deretan shampoo,....Ada Essential sampai Je'taime yang beberapa kali direview beauty blogger 

Pewangi baju...siapa tau butuh HAHAHA.... 

For snack lovers 

Harga snacks yang dijual disini lebih bersahabat ketimbang harga snacks yang sama di convenient store, dan TAX FREE lagi dengan minimal pembelian 10.000 yen.

 Umaibo~

Sejenis Momogi ala Jepang dengan berbagai pilihan rasa.
Gue sangat merekomendasikan kalian yang budget-tight tapi pengen beli oleh-oleh pake banget buat beli snack ini karena hanya dengan 278 yen udah dapat 30 biji umaibo.
Tapi bawa pulangnya agak PR sih memang hahaha....

Bumbu mabo tofu dan berbagai bumbu lainnya. My sister favorite! 

another snacks 

Kumpulan permen 98 yen, yang bulet tengah paling bawah enak anyway! 

 Now, for noodle lovers

Yummy! 

Sayangnya untuk liquor dan obat-obatan tidak kena TAX FREE, jadi bayar seperti biasa ya.

stocking yang katanya bisa menguruskan paha dan bagian-bagian berlemak lainnya 

Kaos kakinya lucu-lucu.... 

Anello Bag yang lagi populer di Jepang dan Indonesia. 

Tas-tas merk lain yang nggak kalah keren sama Anello 

Sepatu! Btw, boots winter disini berkali-kali lebih murah daripada di Jakarta. 

Kostum-kostum lucu teruntuk yang mau berkostum hehe

TIPS :

  1. Kalau bisa pilih Donkihote yang agak sepi dari turis atau belanjalah pada malam hari karena biasanya kasir TAX FREE hanya dibuka 1 atau 2. Letaknya terpisah dari kasir lain (biasanya di lantai 3 atau 4). Kebayang kan pemandangan ngantri mengular bersama turis-turis lain..
  2. Jam tutup Donkihote berbeda-beda. Ada yang tutup jam 22.00, 23.00, tapi ada juga yang 24 jam. Jadi kalau mau mencoba belanja malam-malam, jangan lupa cek dulu jam tutup Donkihote yang dituju. Salah satu Donkihote 24 jam itu di Donkihote Asakusa.
  3. Berlatihlah mengatur barang dalam keranjang hingga rapi, supaya bawaan kalian bisa masuk semua di 1 keranjang. 

Selamat berbelanja dan cuci mata~


Itinerary Jepang 5 Hari 4 Malam (KANAGAWA - TOKYO)

by 12:31

Note :
Itinerary ini cocok bagi kalian budget traveler yang ingin ke jalan-jalan ke Jepang, orang-orang yang tidak terlalu ingin menghabiskan waktu di Tokyo atau orang yang mungkin sudah sering ke Tokyo jadi bingung mau jalan-jalan kemana lagi di Jepang, dan orang-orang yang hanya mempunyai waktu singkat untuk liburan. 

Desember kemarin sempat backpacker-an singkat 5 hari ke Jepang dan karena waktunya nggak terlalu banyak jadi cuman keliling sekitar Tokyo dan daerah Kanagawa seperti Yokohama, Enoshima, Kawasaki, Kamakura yang jaraknya cuman sekitar 45 menit naik kereta dari Tokyo


Gue penasaran banget sama Kanagawa karena kalau kalian suka nonton drama jepang, daerah-daerah di Kanagawa tuh sering banget dijadikan lokasi syuting. Kayaknya sih karena suasananya yang masih urban tapi lebih nggak terlalu ramai dibandingkan Tokyo. Lagipula lebih hemat ongkos transportasi juga hahaha...


DAY 1


Direct flight ke Narita International Airport, take-off dari Bandara Soekarno Hatta sekitar jam 7 pagi. Sampai di Narita sekitar jam 4 sore, karena sudah masuk winter langit mulai gelap.



Selesai imigrasi naik bus Yokohama City Air Terminal (YCAT) ke Yokohama. Dapat diskon jadi 2000 yen/orang karena masih dibawah 25 tahun. Jangan lupa tunjukin pasport waktu beli tiket bus. Dari Haneda juga ada YCAT, harganya lebih murah karena lebih dekat.

Narita - Yokohama sekitar 90 menit, lanjut tidur lagi aja di bus hahaha.....


Setelah check-in dan beberes sebentar lanjut cari makanan di sekitar penginapan. Anyway, banyak orang sering nanya ke gue biaya makan di Jepang kira-kira bakalan habis berapa. Jadi, untuk makan kalian bisa pilih antara makan di restoran keluarga, fast food, atau teishoku (meal set).

Normalnya harga makanan di restoran keluarga dan fast food mulai dari 350 yen. Biasanya 500 yen sudah dapat  meal + miso + air putih refil.

Kalau teishoku (meal set) biasanya harganya bisa sampai 1000 yen/orang dan porsinya banyak banget, yang ada bikin nggak bisa jalan karena kekenyangan.

Ada lagi nih makanan yang lebih murah! Onigiri di konbini (convenience store) biasanya sekitar 100 yen, tergantung isi yang dipilih. Enaknya onigiri di Jepang itu variasinya banyak dan fresh, kadang malah berasa lagi makan sushi #lebay

DAY 2

CUP RAMEN MUSEUM, tiket masuk 500 yen 

 SHIN YOKOHAMA RAMEN MUSEUM, tiket masuk 100 yen

Belanja oleh-oleh, barang titipan dan barang pribadi di Donki Hote

DAY 3

 Naik ENODEN ke BIG BUDDHA KAMAKURA (must try!)

BIG BUDDHA KAMAKURA, tiket masuk 200 yen. Masuk ke dalam patung sumbangan 20 yen

KUIL HASEDERA, KAMAKURA tiket masuk 300 yen (must visit!)

ENOSHIMA (TOTALLY MUST VISIT!!) 

Strolling around SHINJUKU, TOKYO

Read also : ALL NIPPON AIRWAYS : FLY TO JAPAN, FLY WITH HAnavi


DAY 4

LA CITTA DELLA, KAWASAKI

 HARAJUKU, TOKYO

SHIMOKITAZAWA, TOKYO 

CHINATOWN, YOKOHAMA 

YAMASHITA PARK, YOKOHAMA

DAY 5

Back to Jakarta, jangan lama-lama besoknya sudah ngantor hihihi...


Going to Japan with Japan Airlines, Are you Happy?

by 17:30

Sejak grup idola kesayangan, Arashi ditunjuk sebagai brand ambassador Japan Airlines pada tahun 2010 lalu, maka salah satu "100 Dreams Bucket List" gue adalah mencicipi omotenashi dari Japan Airlines ini.


Penerbangan pagi, jam 4 subuh sudah berangkat ke bandara. Sejujurnya kalau penerbangan ke Jepang, gue jauh prefer penerbangan malam karena tinggal tidur doang di pesawat dan bisa liat pemandangan kece sunrise dari pesawat, meskipun nggak enaknya bakalan dapat makan jam 3 pagi.

gerimis mengundang~ 

 muka gak tidur semalam

Sebelumnya, desas-desus mengatakan bahwa dibandingkan All Nippon Airways (ANA) yang lebih banyak diisi oleh penumpang asing, Japan Airlines (JAL) akan banyak diisi oleh orang jepang karena maskapai penerbangan ini telah lebih lama berdiri dan dianggap dapat lebih dipercaya.

Tapi ternyata nggak begitu juga. Hampir setengah isinya orang indonesia, nggak jauh berbeda sama ANA.


Masuk ke dalam, kesan terhadap maskapai ini 'elegant and classy' karena pengaruh perpaduan warna hitam dan merah maroon di bangkunya. Tapi buat temen gue, perpaduan warna tersebut bikin pesawat ini terkesan old fashioned. Hahahaha.....

Space kaki luas!!

Kaki gue tuh nggak panjang makanya selama ini kalau naik pesawat, nggak terlalu menghadapi masalah berarti sama space kaki, tapi kemarin waktu naik JAL WIDIHHHHH kerasa banget space kakinya luas, mau keluar masuk juga lebih nyaman.

 prosedur keselamatan~ dibaca dulu sebelum take off

 selfie di monitor memang keliatan?

In-flight Entertainment nya standar sih untuk kelas ekonomi, film barat dan jepangnya masih lumayan baru tapi gue lebih milih denger musik. Ada album terbaru Arashi : Are you Happy? juga disini hahaha....


Benda yang sangat amat gue ingin bawa pulang! Seriously, their earphone is the best!! Selama ini gue prefer pake earphone sendiri karena biasanya earphone di pesawat kurang nendang, but this one!! I WANT THAT!!

Terus sampai sekarang masih nyesel gitu nggak beneran diambil. Lahh....

 snack time~

cracker, surprisingly good :)

BREAKFAST MEAL


Seperti biasa ditawarkan 2 pilihan, kalau nggak salah yang satu nasi udang dan karena gue nggak terlalu suka udang jadinya nasi daging aja + miso (di dalam cup)


Kuah soba di ANA dibungkus plastik, JAL menggunakan botol kecil untuk menaruh kuah soba. Lebih praktis karena bisa disesuaikan dan botolnya bisa dibawa pulang EHHHH

Suka sama tray-nya yang bernuansa merah~

Yvon Mau Colombard Chardonnay

Walls Strawberry Ice Cream for dessert

DINNER MEAL

Balik dari Jepang naik JAL juga tapi penerbangan sore, jadi sekalian gue share aja nih in-flight meal dinner nya.

 chicken spaghetti with steam potato huh  (?)

Warnanya pucet gitu....jadi sedih liatnya. Rasanya....hmmm seperti ingin kutambahkan bon cabe 

Jenis sayuran yang tak bisa kumakan 

At least, buahnya bisa dimakan :D 

Akhrnya, jenis sayuran yang bisa dimakan hahaha

Roti daging 

Dessert terakhir yang membahagiakan, ditulisannya sih katanya khusus untuk penerbangan JAL



Merasa pegal duduk selama 7 jam? Tenang...ada panduan olahraga ringan yang dapat membantu melancarkan peredaran darah Anda kembali.


TIPS DI-NOTICE PRAMUGARI


Gue baru coba melakukan ini waktu penerbangan terakhir kemarin sebagai salah satu bentuk penghargaan dan terima kasih gue untuk pramugari yang bertugas selama penerbangan. Jadi, dibekas cup sisa minum kalian tulis deh kalimat sederhana seperti "Thank you" atau yaaa boleh kata-kata lain selama masih nggak menyinggung orang yang akan membaca.

Nanti waktu dibersihin, kalau dibaca yaa syukur kalau nggak juga namanya juga sudah mencoba.

Tapi kemarin waktu sudah mau landing, pramugarinya nyamperin gue terus bilang "Hari ini orang Indonesianya banyak, beberapa pesawat juga akan landing nggak lama setelah pesawat ini. Jadi lebih baik setelah turun langsung cepat ke imigrasi ya." (versi sudah ditranslate)

Jadi...apakah artinya gue di-notice pramugarinya atau gue kelihatan seperti orang yang bakal kehilangan arah di bandara? HAHAHA


Seperti yang sudah gue bilang sebelumnya, gue agak males naik penerbangan pagi karena nggak ada pemandangan kece yang bisa dinikmati. Tapi kali ini ternyata ada bok!


Sampai Jepang jam 4 sore dan karena sudah masuk musim dingin jadinya matahari terbenam lebih cepat. Jadi jam 4 sore = jam 5.30 sore. Pemandangannya WOAHHHH.....belum kalau pesawat lagi belok, efek kerennya double!


Narita International Airport

Jadi gimana? Are you happy flying with Japan Airlines?

Overall, yes! Meskipun waktu pulang makanannya agak fail dan kurang bisa gue makan tapi pemandangan sunset waktu berangkat dan earphonenya itu bikin kangen. Ini nggak bias kan ya? hahaha

Powered by Blogger.