Going to Japan with Japan Airlines, Are you Happy?


Sejak grup idola kesayangan, Arashi ditunjuk sebagai brand ambassador Japan Airlines pada tahun 2010 lalu, maka salah satu "100 Dreams Bucket List" gue adalah mencicipi omotenashi dari Japan Airlines ini.


Penerbangan pagi, jam 4 subuh sudah berangkat ke bandara. Sejujurnya kalau penerbangan ke Jepang, gue jauh prefer penerbangan malam karena tinggal tidur doang di pesawat dan bisa liat pemandangan kece sunrise dari pesawat, meskipun nggak enaknya bakalan dapat makan jam 3 pagi.

gerimis mengundang~ 

 muka gak tidur semalam

Sebelumnya, desas-desus mengatakan bahwa dibandingkan All Nippon Airways (ANA) yang lebih banyak diisi oleh penumpang asing, Japan Airlines (JAL) akan banyak diisi oleh orang jepang karena maskapai penerbangan ini telah lebih lama berdiri dan dianggap dapat lebih dipercaya.

Tapi ternyata nggak begitu juga. Hampir setengah isinya orang indonesia, nggak jauh berbeda sama ANA.


Masuk ke dalam, kesan terhadap maskapai ini 'elegant and classy' karena pengaruh perpaduan warna hitam dan merah maroon di bangkunya. Tapi buat temen gue, perpaduan warna tersebut bikin pesawat ini terkesan old fashioned. Hahahaha.....

Space kaki luas!!

Kaki gue tuh nggak panjang makanya selama ini kalau naik pesawat, nggak terlalu menghadapi masalah berarti sama space kaki, tapi kemarin waktu naik JAL WIDIHHHHH kerasa banget space kakinya luas, mau keluar masuk juga lebih nyaman.

 prosedur keselamatan~ dibaca dulu sebelum take off

 selfie di monitor memang keliatan?

In-flight Entertainment nya standar sih untuk kelas ekonomi, film barat dan jepangnya masih lumayan baru tapi gue lebih milih denger musik. Ada album terbaru Arashi : Are you Happy? juga disini hahaha....


Benda yang sangat amat gue ingin bawa pulang! Seriously, their earphone is the best!! Selama ini gue prefer pake earphone sendiri karena biasanya earphone di pesawat kurang nendang, but this one!! I WANT THAT!!

Terus sampai sekarang masih nyesel gitu nggak beneran diambil. Lahh....

 snack time~

cracker, surprisingly good :)

BREAKFAST MEAL


Seperti biasa ditawarkan 2 pilihan, kalau nggak salah yang satu nasi udang dan karena gue nggak terlalu suka udang jadinya nasi daging aja + miso (di dalam cup)


Kuah soba di ANA dibungkus plastik, JAL menggunakan botol kecil untuk menaruh kuah soba. Lebih praktis karena bisa disesuaikan dan botolnya bisa dibawa pulang EHHHH

Suka sama tray-nya yang bernuansa merah~

Yvon Mau Colombard Chardonnay

Walls Strawberry Ice Cream for dessert

DINNER MEAL

Balik dari Jepang naik JAL juga tapi penerbangan sore, jadi sekalian gue share aja nih in-flight meal dinner nya.

 chicken spaghetti with steam potato huh  (?)

Warnanya pucet gitu....jadi sedih liatnya. Rasanya....hmmm seperti ingin kutambahkan bon cabe 

Jenis sayuran yang tak bisa kumakan 

At least, buahnya bisa dimakan :D 

Akhrnya, jenis sayuran yang bisa dimakan hahaha

Roti daging 

Dessert terakhir yang membahagiakan, ditulisannya sih katanya khusus untuk penerbangan JAL



Merasa pegal duduk selama 7 jam? Tenang...ada panduan olahraga ringan yang dapat membantu melancarkan peredaran darah Anda kembali.


TIPS DI-NOTICE PRAMUGARI


Gue baru coba melakukan ini waktu penerbangan terakhir kemarin sebagai salah satu bentuk penghargaan dan terima kasih gue untuk pramugari yang bertugas selama penerbangan. Jadi, dibekas cup sisa minum kalian tulis deh kalimat sederhana seperti "Thank you" atau yaaa boleh kata-kata lain selama masih nggak menyinggung orang yang akan membaca.

Nanti waktu dibersihin, kalau dibaca yaa syukur kalau nggak juga namanya juga sudah mencoba.

Tapi kemarin waktu sudah mau landing, pramugarinya nyamperin gue terus bilang "Hari ini orang Indonesianya banyak, beberapa pesawat juga akan landing nggak lama setelah pesawat ini. Jadi lebih baik setelah turun langsung cepat ke imigrasi ya." (versi sudah ditranslate)

Jadi...apakah artinya gue di-notice pramugarinya atau gue kelihatan seperti orang yang bakal kehilangan arah di bandara? HAHAHA


Seperti yang sudah gue bilang sebelumnya, gue agak males naik penerbangan pagi karena nggak ada pemandangan kece yang bisa dinikmati. Tapi kali ini ternyata ada bok!


Sampai Jepang jam 4 sore dan karena sudah masuk musim dingin jadinya matahari terbenam lebih cepat. Jadi jam 4 sore = jam 5.30 sore. Pemandangannya WOAHHHH.....belum kalau pesawat lagi belok, efek kerennya double!


Narita International Airport

Jadi gimana? Are you happy flying with Japan Airlines?

Overall, yes! Meskipun waktu pulang makanannya agak fail dan kurang bisa gue makan tapi pemandangan sunset waktu berangkat dan earphonenya itu bikin kangen. Ini nggak bias kan ya? hahaha

No comments

Powered by Blogger.